Pengertian ROM Beserta Fungsi dan Perbedaannya dengan RAM, Sudah Tahu?
Atau mungkin ketika kita mulai menjalankan komputer dan laptop kita, dan kita mendapati sistem jam pada perangkat kita, yang bisa juga kita cek melalui sistem BIOS, bagaimana bisa ia selalu menunjukkan waktu yang tepat?
Dalam hal penyimpanan data, Anda tentu mengetahui bahwa media penyimpanan seperti CD-R dan DVD-R hanya bisa digunakan untuk diisi data sekali saja. Yang menjadi pertanyaan sekarang, tahukah Anda bahwa semua tadi itu menggunakan chip yang sama, yang dinamakan Read-Only Memory atau ROM. Tidak banyak orang yang memahami apakah ROM ini meskipun sebenarnya mereka sering berurusan dengan alat-alat yang memanfaatkan ROM. Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai pengertian ROM beserta fungsinya, bisa anda simak dibawah ini.
Pengertian ROM
Read-Only Memory (ROM) merupakan chip yang ada pada komponen komputer atau perangkat elektronik lainnya yang beguna untuk menyimpan informasi firmware. Informasi firmware ini berisi tentang kode-kode program yang diperlukan komputer untuk bisa dijalankan, sehingga ROM ini mempunyai peranan yang sangat penting untuk keperluan booting.Sesuai dengan namanya, “read-only”, maka data yang ada di dalam ROM ini tidak dapat diubah, melainkan hanya bisa dibaca saja. Alasan mengapa data tersebut tidak bisa diubah maupun dihapus adalah karena data tersebut berisi informasi kode yang membuat kompone-komponen dalam komputer ataupun laptop bisa berkomunikasi dan berjalan sebagai mana mestinya.

Salah satu contoh ROM
Beberapa varian ROM dapat diubah datanya, atau yang lebih dikenal dengan istilah Programmable ROM. Beberapa tipe ROM yang dapat deprogram atau diubah datanya meliputi: Programmable Read-Only Memory (PROM), Electrically Programmable Read-Only Memory (EPROM), Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory (EEPROM/Flash ROM), dan Electrically Alterable Read-Only Memory (EAROM).
Fungsi ROM
ROM memiliki 3 fungsi utama, yaitu 1) sebagai tempat eksekusi kode booting, 2) sebagai alat pendistribusian software, dan 3) sebagai media penyimpanan dengan tingkat keamanan tinggi. Mari kita bahas satu-persatu supaya lebih jelas.1. Sebagai tempat eksekusi kode booting
Fungsi ROM yang pertama adalah sebagai tempat kode-kode booting disimpan. Jika Anda memperhatikan dengan seksama ketika kita menghidupkan komputer maupun laptop, di layar biasanya akan tampil “Press … to enter BIOS”. Setiap komputer dan laptop mempunyai setting masing-masing untuk memasuki BIOS tersebut. BIOS ini lah salah satu contoh penggunaan ROM.
BIOS, salah satu contoh penggunaan ROM
Semua data penting yang berhubungan dengan booting ini disimpan di dalam chip yang bernama ROM ini. Umumnya tipe ROM yang digunakan untuk menyimpan informasi berkaitan booting ini adalah EEPROM.
2. Sebagai alat pendistribusian software komersial

CD-R software komersial
Error yang terjadi pada salinan ROM bisa jadi disebabkan karena ROM tersebut sudah diprogram untuk melakukan proses copying melalui prosedur instalasi ROM secara langsung. Sementara ketika kita menduplikasi data dari ROM tersebut, kita menggunakan prosedur lain sehingga beberapa data pada ROM tidak terpindahkan. Hal ini lah yang kemudian berpotensi membuat error ketika kita menjalankan duplikasi software.
3. Sebagai media penyimpanan dengan tingkat keamanan tinggi.
Fungsi ketiga ini adalah pengembangan dari fungsi kedua yang sebenarnya identik. Hanya saja di sini kita membahas untuk keperluan pribadi. Kita tentu pernah mengalami musibah dimana data yang kita punya rusak. Penyebabnya banyak, bisa jadi karena virus, error, atau pun karena tidak diakses dalam jangka waktu lama.Mungkin Anda pernah bertanya bagaimana kita bisa menyimpan file data kita supaya aman dari gangguan virus. Bagi Anda yang masih mahasiswa tentu akan sangat kesal ketika data skripsi Anda yang disimpan dalam format document *.doc ataupun *.docx “ditumpangi” virus. Nah, tips sederhana untuk menyiasati itu adalah dengan melakukan backup data pada CD-R yang merupakan media simpan ROM yang aman dari virus. Tipe ROM yang digunakan untuk CD-R ini adalah PROM.

Contoh penggunaan varian ROM, PROM dan EPROM
Tipe ROM yang digunakan untuk CD-RW ini adalah tipe EPROM, yaitu tipe ROM yang mengeksekusi fungsi “erase” yaitu menghapus data, baru kemudian menulis data baru. Identik dengan CD-R dan CD-RW, di pasaran Anda juga pasti sering menemui DVD-R dan DVD-RW dimana mempunyai kegunaan yang sama. Hanya saja untuk CD-R dan CD-RW umumnya memilki ruang simpan sebanyak 700 MB, sementara DVD-R dan DVD-RW umumnya 4.7 GB. Meskipun begitu, soal keamanan, lebih disarankan untuk menggunakan CD-R atau DVD-R.
Perbedaan ROM dan RAM
Pertama-tama, dari istilahnya: ROM seperti telah kita bahas adalah “Read-Only Memory”, sedangkan RAM adalah “Random Access Memory”. Sesuai namanya, ROM memuat kode-kode bawaan yang tidak bisa diubah, meskipun terdapat tipe-tipe ROM yang memang didedikasikan kosong untuk bisa deprogram atau diisi oleh user. Berbeda dengan ROM, RAM pada hakekatnya adalah tempat penyimpanan sementara ketika kita menjalankan proses apapun. Data yang ada pada RAM ini dapat diakses seketika kita menjalankan proses tersebut dan bersifat sementara.

ROM vs RAM
Sadar atau tidak sadar, ketika Anda merasakan komputer atau laptop Anda mengalami lag atau melambat, Anda melakukan restart atau setidaknya log off atau sign out. Tiga prosedur tersebut, akan membersihkan RAM dari data yang ada di dalamnya sehingga ketika dijalankan lagi kondisi RAM terdapat banyak ruang kosong sehingga aktivitas berkomputer Anda lebih mulus.
Ketiga, RAM memungkinkan untuk melakukan pembacaan data secara cepat untuk kepentingan akses aplikasi di dalam komputer dan laptop kita. Sedangkan ROM digunakan untuk menyimpan data-data berkaitan dengan kode booting hardware yang hanya memungkinkan untuk dibaca, tidak untuk di-input atau diubah.
Sekarang anda sudah tahu kan mengenai pengertian ROM dan perbedaannya dengan RAM? Jadi, kesimpulannya adalah ROM itu memory yang berisi program default bawaan dari perangkat itu sendiri yang hanya bisa dibaca (read only) dan tidak dapat diubah. Jika ROM diubah dan diutak-atik, hal tersebut akan mengakibatkan kerusakan pada perangkat itu sendiri.
No comments:
Post a Comment